Rabu, 12 Oktober 2011

TERLALU ABSTRAK


“Kenapa kamu suka ngelukis?” Tanya Indra tiba-tiba saja pada Indri saat Indri sedang sibuk menggoreskan warna hijau dilukisannya. “Soalnya lukisan bisa mengekspresikan diriku” Jawab Indri sambil tersenyum tanpa memalingkan pandangannya dari kanvas putih yang mulai penuh warna. “Tapi kan mengekspresikan diri bisa dengan menulis ataupun bernyanyi. Kenapa harus melukis?” Tanya Indra lagi sambil memicingkan matanya, mengamati lukisan Indri lebih dalam. “Aku kan ga bisa nyanyi Ndra” Jawab Indri sambil mengalihkan pandangan pada Indra dengan kuas ditangannya yang masih melayang dari atas kanvas. “Kalo nulis?” Tanyanya lagi. “Aku gak pandai merangkai kata” Jawab Indri lagi sambil menghembuskan nafas sedikit kesal karena Indra terus saja menyuguhkannya berbagai pertanyaan.

Jumat, 30 September 2011

CURCOOL ! (chapter 2 : Jus Mengkudu VS Salto Untuk Mengalahkan Makhluk Halus !)

Setelah tragedi tendangan penalti yang kepentok di tiang gawang, emh maksud gue tragedi Inka (baca penalty gue kepentok di tiang gawang!:), gue mengalami patah hati yang cukup parah. Gue gak mau makan, gue gak mau kemana- mana, gue gak mau ketemu siapa-siapa, pokoknya gue gak nafsu hidup. Mungkin ini yang sering dibilang anak muda zaman sekarang dengan sebutan GALAU.
            Nyokap gue mulai khawatir dengan kondisi anaknya—yang ganteng, imut, lucu, pinter, pokoknya unyu-unyu gimana gitu—ini.  Dia coba ngajak ngobrol gue, pas malem-malem, ceritanya mah ngajak curhat haha. (loh ? kok ketawa? Kan lagi galau. Gak jadi deh ketawanya).
Nyokap  : “Mas ibu liat akhir-akhir ini kamu kayaknya lagi galau yah?” (Ciyeelah si ibu ngikut gaul, tau galau segala >_<)
Gue       : “Engga ah bu. Gak kenapa-napa”
Nyokap : “Beneran gak kenapa-napa mas?”
Gue       : “Engga bu”

Minggu, 18 September 2011

CURCOOL ! (chapter 1 :PENALTY GUE KEPENTOK DI TIANG GAWANG !)!!

          Gue gak pernah ngerti apa itu cinta sebelum gue bertemu dengan Inka. Gue Cuma ngerti futsal, olahraga kecintaan gue (tapi gue juga gak jago-jago amat main futsal). Tiap hari kerjaan gue Cuma main futsal. Gak pernah kepikiran buat ngurusin cinta-cintaan. Lagi pula mana ada cewek yang mau sama gue. Cowok dekil, item, bau keringet tiap hari,dan gak eksis di sekolah. Semuanya itu berubah saat gue kenal Inka.

Minggu, 22 Mei 2011

sebuah tulisan sederhana untukmu yang teristimewa

Ini hanya sebuah tulisan sederhana yang terangkai dari imajinasiku yang tengah merasakan angin sepoi sepoi dalam benakku.
ini hanyalah tulisan sederhana yang tak tau termasuk ke dalam jenis tulisan apa? Mungkinkah puisi? Tapi aku tak bisa berpuitis. Mungkinkah cerpen? Tapi aku tak bisa membangun unsur instrinsik yang mengusik jiwa pembaca. Ataukah pantun? Tapi ini tak berima a-b-a-b atau pun a-a-a-a.
Ini hanya sebuah tulisan sederhana yang terinspirasi dari dirimu yang teristimewa.
Ini hanyalah tulisan sederhana yang tercipta dari kekesalan jiwa ku yang tak pernah bisa memberi isyarat yang tepat padamu.
Ini adalah tulisan sederhana yang ku tulis saat aku menikmati kesakauan ku dari candu bayangmu.
Ini hanya tulisan sederhana yang terlahir untuk dirimu yang istimewa.
Maaf hanya kesederhanaan yang dapat aku persembahkan padamu. Karena aku tak mampu menemukan yang lebih istimewa dibandingkanmu, karena hanya dirimu yang teristimewa
;DD